Rabu, 25 Maret 2015

Dampak New Media dan Pengaruhnya Bagi Suatu Kelompok.

Dampak New Media dan Pengaruhnya Bagi Suatu Kelompok.

Pada masa sekarang ini manusia sudah semakin mudah memperoleh informasi tanpa di batasi oleh jaraknya beribu-ribu mill jauhnya, apa lagi sekarang ini di tambah lagi dengan adanya munculnya media informasi melalui “New Media” maka membuat jarak kita antara satu orang dengan orang lain sangat dekat walaupun orang tersebut berada di benua atau wilayah yang sangat jauh sekalipun kita akan sangat mudah memperoleh informasi dari orang lain dan dari negara lain. Namun dalam menggunakan new media tersebut kita harus bisa mengambil manfaat adanya “New Media” bagi kehidupan masyarakat sekarang ini. Menurut Barllow ada beberapa dampak  dari new media yang dapat kita ambil contoh, yaitu.

1.       Sebagai alat referensi canggih, dengan adanya internet seperti sekarang atau didalam kehidupan masyarakat modern. sangat mengesankan dan berguna disaat kita belum megetahui sumber sumber yang kurang jelas mengenai suatu pemahaman. Dengan menggunakan referensi referensi yang banyak terdapat di internet akan mempermudah kita dalam mencari informasi informasi.

2.       Sebagai tempat perdagangan yang dapat dilakukan kapanpun, dan dimanapun.  dengan penggunaan “new media” yang canggih seperti sekarang. Setiap orang dapat lebih mudah melakukan setiap transaksi jual beli seperti sekarang ini dengan adanya New Media.


3.       New Media, teknologi komunikasi memudahkan kita dalam berkomunikasi dengan orang orang diseluruh penjuru dunia. masyarakat modern seperti sekarang dapat berkomunikasi dengan mudah, dengan orang orang baru yang ditemui di media sosial online, mengobrol dengan siapapun tak mengenal batasan jarak maupun wilayah.

Dampak positif dari adanya new media ini tidak selamanya benar, karena apabila belum bisa digunakan secara maksimal akan berdampak buruk bagi penggunanya. Berikut adalah dampak buruk yang dapat terjadi dengan perkembangan “New Media”.
1.      Berpotensi akan digunakan sebagai alat propaganda politik. Ya seperti pemilihan presiden yang dilakukan tahun kemarin, bahwa sangat banyak sekali berita berita buruk mengenai calon presiden yang akan kita pilih pada tahun 2014 kemarin. Hal tersebut dilakukan agar mendapatkan simpati dari masyarakat sepihak dan dapat memicu timbulnya konflik karena hal ini.

2.      Dapat merusak tatanan kehidupan sosial masyarakat, dulu sebelum adanya “New Media” masyarakat dapat melakukan secara maksimal dalam melakukan sesuatu. Setelah berkembangnya “New Media” masyarakat menjadi suka melakukan segala sesuatunya dengan instan, dan ini menyebabkan kebiasaan kebiasaan lama mulai menghilang.

3.      “menjauhkan yang dekat”. Istilah ini adalah istilah yang tepat digunakan untuk dampak media satu ini, mengurangi interaksi tatap muka dengan orang sekitar. Orang akan asik dalam  menggunakan media sosial, daripada berkomunikasi untuk kebanyakan masyarakat modern seperti sekarang hal ini sangat sering dan umum sekali dijumpai. Ketika sedang berkumpul bersama teman, cenderung orang akan asik dengan perangkat media elektroniknya, untuk mencari apapun yang ada di dunia maya (online).

Iya setelah kita mengetahui tentang dampak new media  saya menjelaskan lebih jauh mengenai pembahasan mengenai dunia maya. Dengan adanya dunia maya disana akan timbul suatu kelompok yang dimana dalam kelompok tesebut tak nyata, namun ada, atau bisa disebut Virtual Community. Virtual Comunity itu sendiri memiiliki pengetian yaitu,  sekelompok orang atau sekumpulan idividu yang berinteraksi  dengan memiliki kesamaan minat atau kesukaan, melakukan segala sesuatunya dengan media online atau internet. (Howard Rheingold, 2000).
 menurut buku The Virtual Community: Homesteading pada Electronic Frontier (2000) memberikan sedikit pandangan pribadi seperti apa hidup ini di dunia bawah dari dunia maya.   Rheingold, menguraikan tentang berbagai kegiatan peserta yang terlibat sementara dalam lingkungan virtual, kisaran sekitar seluas yang dapat dibayangkan, Orang-orang di komunitas virtual juga menggunakan kata-kata di layar untuk berbasa-basi, berkomunikasi, berdebat, terlibat dalam diskusi, melakukan perdagangan, pertukaran pengetahuan, berbagi dukungan mengenai topik pembahasan dalam forum online, membuat rencana dan lain lain. Orang orang yang berada dalam cakupan komunitas virtual melakukan semua aktivitas yang sering dilakukan masyarakatnya hampir semua orang lakukan dalam kehidupan nyata, tapi tetap saja mereka tak melakukan apapun dalam kehidupan nyata, hanya terkoneksi melalui internet tapi masih banyak hal yang dapat dilakukan dan dapat terjadi suatu kejadian yang belum  dialami di kehidupan nyata (1993b: 3).

Menurut seorang ahli Van Dijk (1998), dalam membedakan “Virtual Community dan Organic Community” ada 4 karakteristik atau ciri utama dalam suatu community  tersebut. 4 karakteristik itu adalah :
1.      Memiliki anggota
2.      Organisasi sosial
3.      Bahasa dan pola interaksi
4.      Identitas budaya

Dari ke empat hal tersebut, yang dapat dilihat mengenai virtual community dengan organic community ini, seperti yang diketahui bahwa sifat dari virtual yang tak mengenal batas maupun jarak dan waktu, semua orang dapat mengikuti suatu kelompok dengan kesamaan minat dan kesenangan, memiliki ikatan yang kuat antar sesama anggotanya itu, para anggota memiliki rasa kesamaan (homogen). Berbeda dengan Organic Community (Kelompok nyata) yang sangat ketat dalam hal aturan dan segala sesuatunya,  biasanya juga  organic community ini hanya menerima anggota yang seumuran dan sifat anggotanya yang heterogen (beragam) dari aspek sifatnya.  Karena keberagaman sifat yang ada di satu lokasi ini atau satu tempat, terkadang perdebatan sering timbul dalam beradu argumen, lain dengan Virtual Community yang condong saling menghormati satu sama lain. Berikut contoh mengenai Virtual Community, supaya teman teman yang membaca mengetahui mengenai virtual community dapat mengetahuinya.

            Saya memiliki kelompok di media sosial, dimana berisikan kelompok atau orang orang dari berbagai daerah dan wilayah beebeda, yang  memiliki kesamaan minat. Kami sangat menyukai musik yang berbeda dari biasanya. Musik tersebut dinamakan “Electronic Dance Music” dimana musik tidak hanya dapat dinikmati dari suara drum, gitar, bass, dan lain lain. Dalam kelompok ini kami membahas apapun seputar musik terbaru saat ini, cara membuat musik yang berbeda dari biasanya, teknik juga diperlukan dalam penguasaan tangga nada agar musik dapat indah dan berbeda dari biasanya.


Ya itu sedikit yang dapat saya jelaskan mengenai dampak New Media dan pengaruh bagi suatu kelompok. Kesimpulan yang dapat saya ambil dari hal ini adalah dengan dampak dari “New Media” dalam membentuk suatu kelompok atau tatanan bermasyarakat akan ada manfaat yang positif dan bisa juga berdampak negatif pada diri kita maupun suatu kelompok.tergantung dari seseorang dalam menggunakannya.




Daftar Pustaka.

Lievrouw, Leah A. & Sonia Livingstone. 2006, Handbook of New Media : Social Shaping and Social Consquences of ITC. Sage Publication Ltd : London. Chapter 2 : “Creating Community with Media : History, Theories and Scientific Investigations.

0 komentar:

Posting Komentar