Dampak
New Media dan Pengaruhnya Bagi Suatu Kelompok.
Pada masa sekarang ini
manusia sudah semakin mudah memperoleh informasi tanpa di batasi oleh jaraknya
beribu-ribu mill jauhnya, apa lagi sekarang ini di tambah lagi dengan adanya
munculnya media informasi melalui “New
Media” maka membuat jarak kita antara satu orang dengan orang lain sangat
dekat walaupun orang tersebut berada di benua atau wilayah yang sangat jauh
sekalipun kita akan sangat mudah memperoleh informasi dari orang lain dan dari
negara lain. Namun dalam menggunakan new media tersebut kita harus bisa
mengambil manfaat adanya “New Media”
bagi kehidupan masyarakat sekarang ini. Menurut Barllow ada beberapa dampak dari new media yang dapat kita ambil contoh,
yaitu.
1. Sebagai
alat referensi canggih, dengan adanya internet seperti sekarang atau didalam
kehidupan masyarakat modern. sangat mengesankan dan berguna disaat kita belum
megetahui sumber sumber yang kurang jelas mengenai suatu pemahaman. Dengan menggunakan
referensi referensi yang banyak terdapat di internet akan mempermudah kita
dalam mencari informasi informasi.
2. Sebagai
tempat perdagangan yang dapat dilakukan kapanpun, dan dimanapun. dengan penggunaan “new media” yang canggih seperti
sekarang. Setiap orang dapat lebih mudah melakukan setiap transaksi jual beli
seperti sekarang ini dengan adanya New Media.
3. New
Media, teknologi komunikasi memudahkan kita dalam berkomunikasi dengan orang
orang diseluruh penjuru dunia. masyarakat modern seperti sekarang dapat
berkomunikasi dengan mudah, dengan orang orang baru yang ditemui di media
sosial online, mengobrol dengan siapapun tak mengenal batasan jarak maupun
wilayah.
Dampak positif dari
adanya new media ini tidak selamanya benar, karena apabila belum bisa digunakan
secara maksimal akan berdampak buruk bagi penggunanya. Berikut adalah dampak
buruk yang dapat terjadi dengan perkembangan “New Media”.
1. Berpotensi
akan digunakan sebagai alat propaganda politik. Ya seperti pemilihan presiden
yang dilakukan tahun kemarin, bahwa sangat banyak sekali berita berita buruk
mengenai calon presiden yang akan kita pilih pada tahun 2014 kemarin. Hal tersebut
dilakukan agar mendapatkan simpati dari masyarakat sepihak dan dapat memicu
timbulnya konflik karena hal ini.
2. Dapat
merusak tatanan kehidupan sosial masyarakat, dulu sebelum adanya “New Media”
masyarakat dapat melakukan secara maksimal dalam melakukan sesuatu. Setelah berkembangnya
“New Media” masyarakat menjadi suka melakukan segala sesuatunya dengan instan,
dan ini menyebabkan kebiasaan kebiasaan lama mulai menghilang.
3. “menjauhkan
yang dekat”. Istilah ini adalah istilah yang tepat digunakan untuk dampak media
satu ini, mengurangi interaksi tatap muka dengan orang sekitar. Orang akan asik
dalam menggunakan media sosial, daripada
berkomunikasi untuk kebanyakan masyarakat modern seperti sekarang hal ini
sangat sering dan umum sekali dijumpai. Ketika sedang berkumpul bersama teman,
cenderung orang akan asik dengan perangkat media elektroniknya, untuk mencari
apapun yang ada di dunia maya (online).
Iya
setelah kita mengetahui tentang dampak new media saya menjelaskan lebih jauh mengenai
pembahasan mengenai dunia maya. Dengan adanya dunia maya disana akan timbul
suatu kelompok yang dimana dalam kelompok tesebut tak nyata, namun ada, atau
bisa disebut Virtual Community. Virtual Comunity itu sendiri memiiliki
pengetian yaitu, sekelompok orang atau
sekumpulan idividu yang berinteraksi dengan
memiliki kesamaan minat atau kesukaan, melakukan segala sesuatunya dengan media
online atau internet. (Howard Rheingold,
2000).
menurut buku The Virtual Community:
Homesteading pada Electronic Frontier (2000) memberikan sedikit pandangan
pribadi seperti apa hidup ini di dunia bawah dari dunia maya. Rheingold, menguraikan tentang berbagai
kegiatan peserta yang terlibat sementara dalam lingkungan virtual, kisaran
sekitar seluas yang dapat dibayangkan, Orang-orang di komunitas virtual juga
menggunakan kata-kata di layar untuk berbasa-basi, berkomunikasi, berdebat, terlibat
dalam diskusi, melakukan perdagangan, pertukaran pengetahuan, berbagi dukungan mengenai
topik pembahasan dalam forum online, membuat rencana dan lain lain. Orang orang
yang berada dalam cakupan komunitas virtual melakukan semua aktivitas yang
sering dilakukan masyarakatnya hampir semua orang lakukan dalam kehidupan
nyata, tapi tetap saja mereka tak melakukan apapun dalam kehidupan nyata, hanya
terkoneksi melalui internet tapi masih banyak hal yang dapat dilakukan dan
dapat terjadi suatu kejadian yang belum
dialami di kehidupan nyata (1993b: 3).
Menurut
seorang ahli Van Dijk (1998), dalam membedakan “Virtual Community dan Organic
Community” ada 4 karakteristik atau ciri utama dalam suatu community tersebut. 4 karakteristik itu adalah :
1.
Memiliki anggota
2.
Organisasi sosial
3.
Bahasa dan pola interaksi
4.
Identitas budaya
Dari
ke empat hal tersebut, yang dapat dilihat mengenai virtual community dengan
organic community ini, seperti yang diketahui bahwa sifat dari virtual yang tak
mengenal batas maupun jarak dan waktu, semua orang dapat mengikuti suatu kelompok
dengan kesamaan minat dan kesenangan, memiliki ikatan yang kuat antar sesama
anggotanya itu, para anggota memiliki rasa kesamaan (homogen). Berbeda dengan
Organic Community (Kelompok nyata) yang sangat ketat dalam hal aturan dan
segala sesuatunya, biasanya juga organic community ini hanya menerima anggota
yang seumuran dan sifat anggotanya yang heterogen (beragam) dari aspek
sifatnya. Karena keberagaman sifat yang
ada di satu lokasi ini atau satu tempat, terkadang perdebatan sering timbul
dalam beradu argumen, lain dengan Virtual Community yang condong saling
menghormati satu sama lain. Berikut contoh mengenai Virtual Community, supaya
teman teman yang membaca mengetahui mengenai virtual community dapat
mengetahuinya.
Saya memiliki
kelompok di media sosial, dimana berisikan kelompok atau orang orang dari
berbagai daerah dan wilayah beebeda, yang memiliki kesamaan minat. Kami sangat menyukai
musik yang berbeda dari biasanya. Musik tersebut dinamakan “Electronic Dance
Music” dimana musik tidak hanya dapat dinikmati dari suara drum, gitar, bass,
dan lain lain. Dalam kelompok ini kami membahas apapun seputar musik terbaru
saat ini, cara membuat musik yang berbeda dari biasanya, teknik juga diperlukan
dalam penguasaan tangga nada agar musik dapat indah dan berbeda dari biasanya.
Ya
itu sedikit yang dapat saya jelaskan mengenai dampak New Media dan pengaruh
bagi suatu kelompok. Kesimpulan yang dapat saya ambil dari hal ini adalah
dengan dampak dari “New Media” dalam membentuk suatu kelompok atau tatanan
bermasyarakat akan ada manfaat yang positif dan bisa juga berdampak negatif
pada diri kita maupun suatu kelompok.tergantung dari seseorang dalam
menggunakannya.
Daftar Pustaka.
Lievrouw,
Leah A. & Sonia Livingstone. 2006, Handbook of New Media : Social
Shaping and Social Consquences of ITC. Sage Publication Ltd : London. Chapter 2 : “Creating Community with Media
: History, Theories and Scientific Investigations.





